Wali Kota Wesly Rakor Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana

By nkridetik.com 28 Nov 2025, 15:32:05 WIB nasional
Wali Kota Wesly Rakor Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana

Keterangan Gambar : Wali Kota P. Siantar Wesly (kemeja putih) saat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana. (ist)


Wali Kota Wesly Rakor Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana 

P. Siantar, NKRIDETIK. COM

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn meminta agar Posko Siaga Bencana Diaktifkan di Kantor camat atau titik-titik strategis. Hal itu sebagai antisipasi terjadinya bencana sekaligus menyikapi bencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Para camat juga diminta berkoordinasi dengan seluruh Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Firkopimcam), lurah, Babinsa, Babinkamtibmas, relawan, dan unsur masyarakat lainnya.

Baca Lainnya :

Hal ini disampaikan Wesly dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana di Kota Pematangsiantar, yang berlangsung di Ruang Data Pemko Pematangsiantar, Kamis (27/11/2025) sore.

Pada kesempatan ini, Wesly meminta seluruh camat menyampaikan laporan segera kepada instansi terkait, mengaktifkan Posko Siaga Bencana di kantor camat atau titik strategis, menggerakkan perangkat kelurahan untuk melakukan pendataan jika terdapat korban, kerusakan, dan kebutuhan mendesak, serta menggerakkan masyarakat untuk membersihkan saluran dehidrasi lingkungan.

Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar, Wesly meminta agar memantau kondisi curah hujan, tinggi muka air, pergerakan tanah, dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Wesly juga meminta BPBD menjadi penggerak utama dalam penanganan bencana. Selain itu, BPBD diminta mengaktifkan pos komando (posko) siaga darurat, serta melakukan sosialisasi mitigasi bencana tanda bahaya, jalur evakuasi, serta kesiapsiagaan keluarga.

Sedangkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (PKP), Wesly meminta agar memantau kondisi sungai, drainase, jembatan, tanggul, dan lereng rawan longsor. Juga memastikan saluran udara/drainase berfungsi dengan baik.

Terakhir, kepada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Wesly meminta agar siaga dan saling berkoordinasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing yang dikoordinir sekretaris daerah (sekda).

Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH menyampaikan situasi saat ini merupakan anomali akibat perubahan cuacanya sangat dinamis.

Terima kasih Pak Wali Kota, Pak Dandim 0207/Simalungun, dan Pak Wakapolres atas pertemuan ini. Dan harapan kita agar posko siaga dini di kecamatan seperti disampaikan Pak Wali Kota tadi segera,” terang Timbul.

Sementara itu, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana SSos MMAS MHan menyampaikan, pada musim saat ini sampai beberapa bulan ke depan, cuaca sangat tidak normal. Dan di wilayah Sumatera Utara (Sumut) sangat berdampak seperti yang terjadi di sejumlah daerah, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Langkat, dan Deli Serdang sudah dilanda banjir.

“Artinya, kita harus siap untuk mengantisipasi bencana banjir di wilayah Kota Pematangsiantar dan juga Kabupaten Simalungun,” tuturnya.

Ia mengutarakan untuk Kota Pematangsiantar, berdasarkan sejarah bencana banjir sangat jarang, namun tetap diantisipasi. Ia memutuskan penentuan suatu titik sangat penting yang ditentukan. Sehingga apabila terjadi banjir, titik evakuasi sudah ada.

Sebelumnya, Sekda Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi dalam Perayaannya, menyampaikan rapat tersebut merupakan tindak lanjut Surat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam surat tersebut, seluruh kepala daerah dan pemangku kepentingan agar mengantisipasi dan mendeteksi dini, serta melakukan kebijakan terkait kesiapsiagaan tanggap darurat dalam rangka mengantisipasi kejadian bencana yang terjadi di beberapa daerah, khususnya di wilayah Provinsi Sumut.

Junaedi menyampaikan, Dandim 0207/Simalungun telah mengadakan atau melaksanakan posko darurat darurat di wilayah Kabupaten Simalungun.

“Khusus di Kota Pematangsiantar, sebagaimana kita ketahui bersama, mulai pagi hingga sore hari ini hujan belum reda juga. Yang kemudian dapat berdampak terhadap kejadian bencana yang tidak kita inginkan,” tandasnya.

Rapat juga diisi dengan tanya jawab dan memberikan usul serta saran terkait situasi saat ini. 

Turut hadir mewakili Kapolres Pematangsiantar, perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar, staf ahli, asisten, pimpinan OPD, camat, dan lurah se-Kota Pematangsiantar.

Yusnan




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment