Wali Kota Wesly Pukul Gondrang Simalungun Tanda Dibukanya Semarak Ramadhan Siantar (SERASI) 2026

By nkridetik.com 07 Mar 2026, 23:06:46 WIB nasional
Wali Kota Wesly Pukul Gondrang Simalungun Tanda Dibukanya Semarak Ramadhan Siantar (SERASI) 2026

Keterangan Gambar : Wali Kota Wesly Pukul Gondrang Simalungun Tanda Dibukanya Semarak Ramadhan Siantar (SERASI) 2026.(ist)


Wali Kota Wesly Pukul Gondrang Simalungun Tanda Dibukanya Semarak Ramadhan Siantar (SERASI) 2026

P. Siantar, NKRIDETIK.COM

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar Ahmadi Rahman, Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi, dan Unsur Forkopimda memukul Gondrang Simalungun, sebagai tanda kick off (pembukaan) Semarak Ramadhan Siantar (SERASI) 2026. SERASI 2026 yang merupakan kerja sama Bank Indonesia (BI), Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, dan pemangku kepentingan terkait berlangsung di Lapangan Adam Malik, 5-11 Maret 2026.

Baca Lainnya :

Sebelum mengalahkan Gondrang Simalungun, Wesly dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada BI Pematangsiantar yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama melalui penguatan UMKM, perluasan ekosistem pembayaran digital, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Menurut Wesly, kegiatan SERASI menjadi ruang yang sangat baik untuk mempertemukan pelaku dengan usaha, mendorong transaksi yang lebih aman dan efisien melalui digitalisasi, serta memperluas inklusi keuangan di Kota Pematangsiantar.

Wesly berharap, melalui kegiatan SERASI 2026, semakin banyak UMKM yang naik kelas, penggunaan pembayaran non-tunai yang luas, dan sinergi antara pemerintah daerah, BI, perbankan, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberkahi kita semua, dan menjadikan Kota Pematangsiantar semakin Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman dalam sambutan pembukaannya menjelaskan, melalui kegiatan SERASI, BI ingin menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi memperkuat literasi keuangan, digitalisasi sistem pembayaran, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Pematangsiantar dan sekitarnya.

Kata Ahmadi, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia menunjukkan tren positif. Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-3 dunia dalam Global Islamic Economic Indicator, yang mencerminkan semakin kuatnya posisi Indonesia dalam ekosistem industri halal global.

“Dengan tingkat literasi sekitar 9 persen dan inklusi sekitar 12 persen, menunjukkan masih besarnya potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” tukasnya.

Provinsi Sumatera Utara (Sumut), kata Ahmadi, juga memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah, yang didukung oleh jumlah penduduk Muslim yang besar, keberadaan pesantren, serta berkembangnya UMKM halal dan industri kreatif.

Untuk mendorong potensi tersebut, BI terus memperkuat berbagai program pengembangan ekonomi syariah. Salah satunya melalui Road to Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) yang mencakup pengembangan halal UMKM, fasilitasi sertifikasi halal, penguatan rantai nilai halal, digitalisasi pembayaran melalui QRIS, serta business match UMKM.

Ahmadi menjelaskan, di wilayah kerja BI Pematangsiantar, berbagai program pengembangan ekonomi syariah juga terus didorong melalui sinergi dengan berbagai pihak. Beberapa program yang telah dan sedang dilaksanakan antara lain: pemberdayaan kemandirian pesantren melalui program HEBITREN, yang saat ini melibatkan 12 pondok pesantren binaan BI Pematangsiantar. Selain itu, BI memfasilitasi sertifikasi halal Batch I bagi 20 UMKM, serta sertifikasi bagi Rumah Potong Hewan (RPH) sebanyak 2 Unit Usaha Milik Swasta, Rumah Potong Unggas sebanyak 3 Unit usaha, dan Juru Sembelih Halal sebanyak 10 orang, guna memastikan terbangunnya ekosistem halal yang lebih kuat dan terstandarisasi.

Melalui kegiatan SERASI 2026, lanjut Ahmadi, BI Pematangsiantar menyelenggarakan berbagai program secara terpadu yang meliputi Road to FESYAR, SERAMBI, dan QURMA FEST. QURMA FEST (QRIS untuk Ramadhan Berkah) bertujuan memperkuat ekosistem pembayaran digital melalui perluasan implementasi QRIS, edukasi literasi QRIS, serta berbagai kegiatan promosi transaksi digital di masyarakat. Kegiatannya antara lain: Program luas Implementasi QRIS; Penerapan pembayaran transaksi melalui QRIS pada merchant; Merchant Lomba transaksi, video reels, dan QRIS Ramadan Race; Edukasi Literasi QRIS dan Perlindungan Konsumen.

Kemudian, SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri) yang merupakan program nasional BI dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar sekaligus meningkatkan literasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Kegiatannya antara lain: Program Literasi CBP Rupiah; Layanan penukaran Uang Rupiah; Lomba Da’i Cilik CBP Rupiah MTsN se-Kabupaten Simalungun; Lomba Peringkat 1 CBP Rupiah MTsN se-Kabupaten Simalungun; dan Bancang Rupiah Ramadhan.

Sedangkan Road to FESYAR, mencakup berbagai kegiatan seperti pencocokan bisnis UMKM, sertifikasi halal UMKM, sertifikasi juru sembelih halal, sertifikasi rumah potong hewan dan unggas, penguatan rantai nilai halal, pemberdayaan pesantren, serta pengembangan ketahanan pangan.

Selain kegiatan tersebut, KPw BI Pematangsiantar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar juga menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM).

“Program ini merupakan salah satu instrumen strategi dalam menjaga stabilitas harga pangan dengan menghadirkan bahan pangan berkualitas kepada masyarakat dengan harga terjangkau, sekaligus menekan inflasi pangan melalui penyediaan komoditas secara langsung dari produsen ke konsumen sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmadi menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip belanja bijak serta tidak panik membeli dalam setiap aktivitas konsumsi.

“Belanja bijak bukan berarti mengurangi kebutuhan pokok, melainkan mengutamakan perencanaan, pengendalian, dan pengelolaan keuangan yang sehat,” ujarnya.

Setelah kick off dengan pemukulan Gondrang Simalungun, dilanjutkan penyampaian bantuan program ketahanan pangan, sertifikat halal, dan bantuan pengembangan pesantren. Juga penyerahan santunan kepada Panti Asuhan Putri Aisyiah.

Sebelum waktu berbuka puasa, Wesly, Ny Liswati, dan Forkopimda meninjau stand UMKM dan kegiatan penukaran uang.

Turut hadir, para Forkopimda serta undangan lainnya.

Yusnan




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Obat Cytotec Farmasi - Kanan

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.