- Diskominfo Pematangsiantar Bahas Rancangan Perwa Penyelenggaraan Smart City
- Hadiri Penutupan Dikmata TNI AD Gelombang II TA 2026
- 43 nakes tanjung haloban datangi DPRD labuhanbatu, desak solusi polemik dana JKN dan minta kapus die
- Klarifikasi Lagi Persoalan Lagi,IGD RSUD Rantauprapat Kembali Disorot,Direktur DimintaDievaluasi
- Bukan Sekadar Beternak Katiran Sulap Budidaya Puyuh Jadi Ladang Rezeki Lurah Pulo Padang Beri Dukung
- Bukan Sekadar Beternak,Katiran Sulap Budidaya Puyuh Jadi Ladang Rezeki, Lurah Pulo Padang Beri Dukun
- Bukan Sekadar Beternak, Katiran Sulap Budidaya Puyuh Jadi Ladang Rezeki, Lurah Pulo Padang Beri Duku
- Patroli KRYD Digencarkan, Polres Labuhanbatu Sasar Pusat Keramaian hingga Pusat Perbelanjaan
- DIGEREBEK POLISI Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Kualuh Selatan Dibongkar, 7 Bong dan 11 Motor Diama
- UNDERCOVER BERUJUNG PENANGKAPAN, Polisi Bekuk Pria Bawa 1,54 Gram Sabu di Kualuh Hilir
Wali Kota Wesly Hadiri Rakor Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan TKD 2026 Bersama Gubsu

Keterangan Gambar : Wali Kota Wesly (tengah) saat hadiri Rakor. (ist)
Wali Kota Wesly Hadiri Rakor Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan TKD 2026 Bersama Gubsu
P.Siantar, NKRIDETIK.COM
Wali Kota Pematangsiantar Wesly nSilalahi SH MKn mengahdirk Rapat Koordinasi (Rakor) Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) 2026. Rakor dibuka Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM, di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Kota Medan, Selasa (14/07/2026).
Baca Lainnya :
- Warung Polri Presisi Pekan Ke-15, Polres Labuhanbatu Bagikan 400 Porsi Makanan Gratis, Pererat Kedek0
- Polsek Panai Hilir Sikat Penjual Miras Ilegal, Pemilik Kafe Digelandang ke Mapolsek0
- Preman Jalanan Bermodal Bambu, Pelaku Pungli di Jembatan Sei Rakyat Diciduk Polisi0
- Kapolres Labuhanbatu Perkuat Soliditas Bersama TNI dan Kejari, Sinergi Penegak Hukum Kian Kokoh0
- Wakil Bupati Labuhanbatu Menjadi Motivasi Pada Masa Ta\'aruf SMPIT Arrozaq Rantauprapat0
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dalam Berbagainya menjelaskan, dampak bencana alam yang terjadi tahun 2025 lalu masih dirasakan masyarakat, terutama terhadap roda perekonomian di daerah terdampak. Sehingga ia berharap alokasi TKD untuk Provinsi Sumut pada tahun 2027 tidak mengalami penurunan, dan tetap setara dengan nominal yang telah dikembalikan pemerintah pusat pada tahun 2026.
“Kami harap di tahun 2027, TKD untuk daerah terkena bencana ini juga disamakan dengan tahun 2026. Harapan kami bisa TKD tahun 2027 sama dengan di tahun 2026 ketika TKD nya dikembalikan,” kata Bobby.
Bobby menjelaskan, pemerintah pusat telah mengembalikan alokasi TKD untuk Provinsi Sumut sekitar Rp6 triliun. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menerima sekitar Rp1,1 triliun yang digunakan untuk mendukung program rehabilitasi daerah terdampak bencana.
“Kami berkomitmen sama TKD yang diberikan. Kami juga siap memantau pelaksanaannya sampai hari ini dan seterusnya,” ujarnya.
Bobby juga mengingatkan pemerintah kabupaten/kota agar tambahan anggaran tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk program yang langsung menyentuh masyarakat wilayah yang terkena bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun program non fisik.
Selain itu, ia mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumut untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mempercepat rehabilitasi daerah terdampak bencana. Menurutnya, Pemprov Sumut siap bersinergi agar percepatan pembangunan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr Drs Agus Fatoni MSi, yang hadir secara virtual, mengatakan pemerintah telah menambah alokasi TKD sebesar Rp10,68 triliun untuk tiga provinsi terdampak bencana. Rinciannya, Sumut Rp6,35 triliun, Aceh Rp1,65 triliun, dan Sumatera Barat (Sumbar) Rp2,63 triliun.
Fatoni mengapresiasi komitmen para kepala daerah yang telah melakukan penyesuaian APBD 2026 melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) guna mengalokasikan dana tambahan TKD. Ia berharap anggaran tersebut segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Provinsi Sumut Timur Tumanggor SSos MAP dalam laporannya menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pemantauan dan kunjungan lapangan penggunaan TKD di seluruh Sumut. Selain itu, untuk memastikan penggunaan TKD berjalan efektif dan transparan.
"Kegiatan ini juga merupakan
kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemprov Sumut, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menanggulangi bencana menggunakan tambahan TKD,” sebutnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Staf Khusus Kementerian Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kartosius Sinaga, Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, serta para bupati dan wali kota se-Sumut.
Tampak mendampingi Wali Kota Wesly Silalahi antara lain, Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Alwi Adrian Lumban Gaol SSTP, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dedy Idris Harahap STP MSi.
Yusnan











