- Preman Jalanan Bermodal Bambu, Pelaku Pungli di Jembatan Sei Rakyat Diciduk Polisi
- Kapolres Labuhanbatu Perkuat Soliditas Bersama TNI dan Kejari, Sinergi Penegak Hukum Kian Kokoh
- Wakil Bupati Labuhanbatu Menjadi Motivasi Pada Masa Ta\'aruf SMPIT Arrozaq Rantauprapat
- Wabup Serahkan Ranperda LPPL Radio Siaran Publik Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Labuhanbatu
- BPN Labuhanbatu Gandeng PWI, Percepat Sosialisasi Sertifikat Elektronik dan Perkuat Transparansi Pel
- Pagelaran Seni dan Budaya Kota P.Siantar PRSU ke-50 Tahun 2026 Dihadiri Wako Wesly
- Wali Kota Wesly Tegaskan Bantuan Rehabilitasi Sosial Dasar Salah Satu Bentuk Komitmen Pemerintah Men
- Tingkatkan Kualitas Layanan Publik,Pemko P.Siantar Dukung Dashboard Satu Data
- Pemko-BI Pematangsiantar Gelar FGD Sistem Peringatan Dini Cik Laila
- Bantuan Tahap 1 Sudah Disalurkan, Proses Pembangunan Area Kios Dipersiapkan
Wali Kota Wesly Hadiri Pembukaan Penyusunan/Pemutakhiran Fraud Risk Register Tahun 2026

Keterangan Gambar : Kepala Perwakilan BPK Sumut saat sampaikan Beragam. (ist)
Wali Kota Wesly Hadiri Pembukaan Penyusunan/Pemutakhiran Fraud Risk Register Tahun 2026
P. Siantar, NKRIDETIK.COM
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn mendapat apresiasi atas kepeduliannya dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar. Kepedulian Wesly hadir dengan kehadirannya pada acara pembukaan Penyusunan/Pemutakhiran Fraud Risk Register Tahun 2026, di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (03/06/2026) pagi.
Baca Lainnya :
- Konferensi Polres Pematangsiantar Pers Hasil Akhir Ops Antik Toba Tahun 20260
- Sukses Jaga Akuntabilitas, Pemkab Labuhanbatu Sabet Opini WTP Atas LKPD 20250
- Wakil Bupati Labuhanbatu Shalat Idul Adha di Masjid Raya Al ikhlas Ujung Bandar 0
- Ribuan Masyarakat Bersama Bupati Labuhanbatu Ramaikan Pawai Obor Idul Adha 0
- MTQ ke-55 Dan FSQ ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Resmi di Tutup0
Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Farid Firman SE MSi diwakili Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi II Her Notoraharjo Ak CA CRMP dalam Berbagainya.
“Kami dari BPKP sangat mengapresiasi acara ini disampaikan dan dibuka oleh Bapak Wali Kota. Kehadiran Bapak Wali Kota sebagai wujud nyata kepedulian pucuk piminan.l Pemko Pematangsiantar dalam upaya pencegahan korupsi,” sebut Her.
Dia berharap, dengan adanya fasilitasi dari BPKP untuk penyusunan/pemutakhiran Fraud Risk Register, jangan sampai terjadi korupsi di Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar.
“Jika terjadi korupsi, maka akan merusak reputasi dan membuat tidak nyaman dalam pemerintahan. Serta dapat merugikan keuangan negara,” tukasnya.
"Mohon dukungan Bapak Wali Kota agar Pematangsiantar menjadi prioritas meraih level Baik. Kita saling mendukung dalam upaya mencegah korupsi. Semoga komitmen awal ini bisa berkesinambungan," tukasnya.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi dalam Arah dan bimbingannya menerangkan, Hasil Penilaian Tingkat Kematangan (Maturitas) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Kota Pematangsiantar berada pada Level 2 atau Berkembang. Salah satu aspek yang perlu diperbaiki adalah agar unit kerja/OPD menyusun/memutakhirkan Fraud Risk Register Tahun 2026.
Melalui bimbingan teknis (bimtek), diharapkan, diharapkan dapat membantu masing-masing perangkat daerah agar mampu menyusun dan memutakhirkan Fraud Risk Register secara tepat dan benar.
Setelah mengikuti bimbingan teknis ini, Wesly berharap para peserta dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian nilai SPIP terintegrasi menjadi ideal dan memiliki nilai yang lebih baik.
“Kepada semua peserta Diklat untuk selalu meningkatkan kompetensi dan menambah pengetahuan khususnya efektivitas pengendalian korupsi,” sebut Wesly.
Wesly berpesan, kerja sama dan koordinasi yang efektif dan sinergis dengan berbagai pihak harus selalu dijalin, dibina, serta dikembangkan. Dengan demikian, Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras akan dapat terwujud.
Sebelumnya, Plt Inspektorat Kota Pematangsiantar Heryanto Siddik SSTP dalam laporannya menjelaskan, kegiatan Bimtek Penyusunan/Pemutakhiran Fraud Risk Register Tahun 2026 di lingkungan Pemko Pematangsiantar dilaksanakan selama dua hari, yaitu Rabu (03/06/2026) dan Kamis (04/06/2026).
Bimtek katanya diikuti para kepala bagian di Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, para sekretaris perangkat daerah/pejabat administrator di lingkungan Pemko Pematangsiantar, para pejabat fungsional auditor dan PPUPD ahli madya Inspektorat, serta pegawai yang membidangi penyusunan program pada perangkat daerah.
Maksud dari kegiatan tersebut, kata Heryanto, sebagai upaya penguatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi di Pemko Pematangsiantar; memberikan pemahaman mumpuni terkait penyusunan/pemutakhiran Fraud Risk Register Tahun 2026 di masing-masing OPD; memberikan arahan dan bimbingan sebagai bagian dari proses penyusunan/pemutakhiran Fraud Risk Register serta Triggering kembali tentang budaya anti korupsi bagi pimpinan perangkat daerah guna menuju Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Fraud Risk Register merupakan daftar yang memuat risiko-risiko penipuan yang dihadapi oleh suatu entitas.
Bimbingan teknis menghadirkan narasumber dari BPKP Provinsi Sumut, yaitu Her Notoraharjo, Rizkan sebagai Auditor Ahli Madya, Helmina Manik, dan Henny Andriani Tambunan yang merupakan Auditor Ahli Muda.
Yusnan



.jpg)







