- Wali Kota Wesly Bersama Unsur Forkopimda Serta Pimpinan Gereja Nyalakan Pohon Terang
- Wali Kota Wesly dan Forkopimda Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Sibolga-Tapteng
- Wali Kota P. Siantar Lantik dan ambil sumpah Junaedi dan Herri Okstarizal Dilantik Wali Kota P. Sian
- Ketua TP PKK Kota P. Siantar Ny Liswati Buka Sosialisasi Kanker Serviks
- Wali Kota Wesly Ikuti Rakor Pembahasan Langkah Konkret Mengantisipasi Momentum Natal 2025 dan Tahun
- Bantu Korban Banjir di Tebing Tinggi dan Tapanuli Utara, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematangsianta
- Wali Kota Wesly dan Ny Liswati Bersama Para Guru Peringati Hari Guru Nasional
- Wali Kota Wesly Rakor Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana
- Wali Kota Wesly Didampingi Ny Liswati Hadiri Syukuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada
- Pembangunan Kios Darurat Pasar Horas Ditarget Selesai sebelum Natal 2025
Di Bawah Kepemimpinan Wesly, Kali Pertama Festival Kopi Digelar di Kota Pematangsiantar

Keterangan Gambar : Sekda Junaedi Antonius Sitanggang saat sampaikan Segala tertulis Wali Kota. (ist)
Di Bawah Kepemimpinan Wesly, Kali Pertama Festival Kopi Digelar di Kota Pematangsiantar
P. Siantar , NKRIDETIK. COM
Di bawah kepemimpinan Wesly Silalahi SH MKn sebagai wali kota, festival kopi kali pertama digelar di Kota Pematangsiantar dengan tajuk Siantar Coffee Fest 2025. Kegiatan yang diikuti puluhan pelaku usaha kopi, di Lapangan Adam Malik, mulai Sabtu (08/11/2025) hingga Minggu (09/11/2025).
Baca Lainnya :
- Enam Orang Pejabat Tinggi Pratama di Lantik Bupati0
- Diduga Pengurus Rugikan Perusahaan,Proses Eks Danton PTPN IV MEP \'Senyap0
- Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2025, Wesly dan Ny Liswati Serahkan KUR kepada Pelaku UMKM 0
- Hadiri Peringatan HUT ke-61 Batalyon Infanteri 122/TS, Wesly Puji Pasukan TS Telah Hadir Dedikasi Lu0
- Ny Liswati dan Dinsos P3A Rapat Persiapan Jelang Monev Lomba TP PKK Tingkat Provinsi Lomba LBS dan P0
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi pada acara Pembukaan Siantar Coffee Fest 2025, Sabtu (11/8/2025) menyampaikan, Coffee Fest 2025 bukan hanya ajang menikmati minuman favorit, namun menjadi wadah bagi pemuda untuk berkreasi, berinovasi, dan berjejaring untuk meningkatkan kewirausahaannya.
“Selain itu diketahui melalui kegiatan ini, sejumlah jenis kopi dapat, dan cita rasa kopinya. Belajar tentang kewirausahaan, serta mendukung produk UMKM di Kota Pematangsiantar,” tuturnya.
Wesly menyampaikan pesan kepada peserta kegiatan untuk menjadikan kesempatan ini sebagai motivasi agar terus maju, belajar, dan berkarya.
“Kami yakin dengan kreativitas yang tinggi, pemuda Kota Pematangsiantar dapat bersaing dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk menggerakkan perekonomian di Kota Pematangsiantar. Demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” kata Wesly, yang kemudian mewakili Junaedi membuka secara resmi Siantar Coffee Fest 2025.
Ketua Panitia Siantar Coffee Fest 2025 Roy Purba dalam perayaannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wesly yang perwakilan Junaedi, dan unsur Forkopimda.
“Terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami,” ujarnya.
Roy menyampaikan dilaksanakannya kegiatan ini karena adanya tantangan dari berbagai pihak. Di mana diketahui di Kota Pematangsiantar, pelaku usaha kopi tumbuh menjamur.
“Sehingga menjawab potensi ini, apa yang bisa dilakukan secara umum untuk Kota Pematangsiantar.Secara khusus, apa yang bisa dilakukan untuk membantu Danau Toba menjadi destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia,” terangnya.
"Kita tertantang dan merasa tertarik. Pelaku usaha kopi di Kota Pematangsiantar ini mungkin lebih dari 100. Sebanyak 50 mungkin yang serius, dan yang lebih serius lagi kami ada 17 orang di panitia, dan akhirnya kami bentuk kegiatan ini," lanjut Roy.
Roy mengutarakan, tujuan kegiatan Siantar Coffee Fest 2025 untuk mengangkat nama kopi lokal. Ia mengakui dirinya sebagai pedagang kopi selama ini merasakan kopi Simalungun tidak dikenal.
Diungkapkannya, sebenarnya di kedai-kedai kopi yang terkenal seantero negeri mungkin ada kopi Simalungun. Hanya saja tidak disebut Kopi Simalungun.
"Beberapa kawan pelaku usaha kopi mengaku, mereka tidak bisa menjual nama kopi Simalungun. Kenapa tidak bisa dijual? Karena masih susah mem-branding-nya," jelas Roy.
"Mereka akan lebih mudah menjual kopi-kopi yang sudah terkenal, seperti Kopi Mandailing, Lintong, Sidikalang, dan Gayo. Dan dari Pulau Jawa mungkin banyak sekali kopi-kopi yang sudah terkenal. Kopi Simalungun malah belum dikenal sama sekali," sambungnya.
Hal inilah, lanjut Roy, yang menjadi latar belakang terlaksananya kegiatan Siantar Coffee Fest 2925, bagaimana agar Kopi Simalungun lebih dikenal di dunia perkopian di Provinsi Sumatera Utara, nasional, bahkan internasional.
"Kami panitia, mohon maaf atas segala kekurangannya. Mudah-mudahan di tahun depan Festival Kopi dapat lebih baik lagi," tutupnya.
Siantar Coffee Fest 2025 juga diisi dengan Brewer Competition, Cup Tasters Competition, Coffee Talk Show, Bazar UMKM, dan Siantar Run 10 K 2025.
Turut hadir, mewakili Dandim 0207/ Simalungun, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar, Kepala Dinas Pariwisata Pematangsiantar Muhammad Hamam Sholeh AP, Plt Kepala Satpol PP Mangaraja Nababan, mewakili pimpinan OPD, dan para camat.
Yusnan











