Breaking News
- Laga Pembuka Mini Soccer Piala Kapolres Labuhanbatu Meriah, Tribrata FC Libas ISORI FC 4-0
- tertinggal dua set, cinta makmur vc bangkit dramatis! taklukkan ganes vc 3-2 dan rebut mahkota juara
- Sekda Junaedi Inspektur Upacara Peringatan Hapsak
- Polisi Cegat Bus di By Pass Rantauprapat, Remaja 15 Tahuun Ditemukan Bersama Pria 19 Tahun
- Geger,Pria 49 Tahun Tewas Diserang Celurit, Dua Terduga Pelaku Dibekuk Polsek Kualuh Leidong
- Bukan Sekedar Bangun Mesjid, Penry Nababan Kawal Legalitas Tanah Wakaf Al-Huda hingga Bersertifikat
- Duduk di Pondok Kosong, Pria di Aek Natas Diduga Simpan Sabu 0,76 Gram diamankan
- Polsek Bilah Hilir Amankan 3 Orang Terkait Sabu 1,37 Gram, 1 Diproses Hukum, 2 Jalani Rehabilitasi
- Selalu Bikin Resah, Dua Terduga Pencuri Sawit 310 Kg Diciduk Polsek Kualuh Leidong
- Safari Jumat, Kapolres Labuhanbatu Turun Langsung Temui Warga, Bawa Pesan Kamtibmas
43 nakes tanjung haloban datangi DPRD labuhanbatu, desak solusi polemik dana JKN dan minta kapus die

Keterangan Gambar : RDP yang berlangsung di Gedung DPRD Labuhanbatu, Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat, menjadi wadah bagi para nakes untuk menyampaikan langsung permasalahan yang selama ini mereka perjuangkan.(ist)
43 nakes tanjung haloban datangi DPRD labuhanbatu, desak solusi polemik dana JKN dan minta kapus dievaluasi
LABUHANBATU, NKRIDETIK.COM
Sebanyak 43 tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, mendatangi Gedung DPRD Labuhanbatu, Kamis (10/9/2026).
Kedatangan puluhan nakes tersebut untuk memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Labuhanbatu, menyusul polemik yang sebelumnya viral di media sosial terkait dugaan pemotongan dana dan dugaan pungutan pembohong (pungli) dalam pengelolaan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Tanjung Haloban.
RDP yang berlangsung di Gedung DPRD Labuhanbatu, Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat, menjadi wadah bagi para nakes untuk menyampaikan langsung permasalahan yang selama ini mereka perjuangkan.
Salah seorang nakes, Jenni Silalahi, mengatakan kehadiran mereka merupakan tindak lanjut dari permintaan para nakes agar DPRD Labuhanbatu memfasilitasi pertemuan guna membahas permasalahan yang terjadi di Puskesmas Tanjung Haloban.
“Memang sebelumnya kami meminta kepada anggota DPRD untuk bertemu dan membahas permasalahan yang ada di Puskesmas Tanjung Haloban. Hari ini permintaan tersebut akhirnya dapat dilaksanakan melalui RDP,� ujar Jenni.
Menurutnya, kehadiran 43 nakes bukan sekedar menghadiri rapat, namun merupakan bentuk perjuangan untuk mendapatkan kejelasan dan penyelesaian terhadap hak-hak mereka yang dinilai belum terselesaikan.
“Kami hadir untuk memperjuangkan hak kami sebagai tenaga kesehatan.
Persoalan ini sudah menjadi perhatian karena sebelumnya viral di media sosial, terutama mengenai dugaan pemotongan dana dan dugaan pungli terkait pengelolaan dana JKN di Puskesmas Tanjung Haloban,� katanya.
Dalam RDP tersebut, selain para nakes, turut hadir sejumlah anggota Komisi IV DPRD Labuhanbatu, Kepala Puskesmas Tanjung Haloban serta Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu.
Para nakes berharap RDP tersebut tidak berhenti sebatas forum menyampaikan aspirasi, namun menghasilkan rekomendasi dan langkah konkrit dari DPRD Labuhanbatu untuk menyelesaikan persoalan yang mereka keluhkan.
Bahkan, salah satu tuntutan yang disampaikan para nakes adalah agar Kepala Puskesmas Tanjung Haloban dievaluasi dan diganti.
“Kami berharap anggota Dewan dapat memberikan rekomendasi dan solusi terbaik. Kami ingin permasalahan ini diselesaikan secara adil karena selama ini kami merasa terzalimi,� tegas Jenni.
Para nakes juga berharap DPRD bersama Dinas Kesehatan dapat memastikan seluruh persoalan terkait pengelolaan dana JKN dan hak tenaga kesehatan di Puskesmas Tanjung Haloban dapat dibuka secara terang-benderang sehingga tidak kembali menimbulkan polemik di kemudian hari.
(PS)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











